Sejahtera Milik Kita

72 berdedikasi untuk mencapai matlamat organisasi. Budaya tersebut juga akan mencipta kesan sinergistik, menguatkan rasa tujuan dan motivasi pekerja seterusnya membolehkan mereka mengekalkan tahap konsentrasi dan fokus yang tinggi dalam tugas yang diamanahkan. Oleh itu, organisasi yang memberi keutamaan kepada elemen-elemen ini akan berada dalam kedudukan yang baik kerana dapat memanfaatkan faedah daripada tenaga kerja yang sangat terlibat, bermotivasi dan tahan terhadap cabaran, serta mengambil peluang dalam usaha mencapai kecemerlangan organisasi. RUJUKAN Groysberg, B., Lee, J., Price, J., & Cheng, J. (2018). The leader’s guide to corporate culture. Harvard business review , 96 (1), 44-52. Hanafi, A. (2020, May). The Effects of Organizational Culture and Leadership Style on Employee Performance Through Employee Engagement as Intervening Variable at Pt. Bank Mandiri Micro Banking Cluster Baturaja. In 5th Sriwijaya Economics, Accounting, and Business Conference (SEABC 2019) (pp. 392- 406). Atlantis Press. Kurnia, D., Toyibah, E. H., Ma’arif, M. N., Ribcha, P., & Purkon, U. (2023). Konsep Budaya Organisasi dan Perilaku Organisasi. Jurnal Pelita Nusantara, 1(3), 386-392. Liany, H. (2021). Pengaruh Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan dan Kecerdasan Emosional terhadap Komitmen Organisasi. Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan . Meng, J., & Berger, B. (2019). The impact of organizational culture and leadership performance on PR professionals’ job satisfaction: Testing the joint mediating effects of engagement and trust. Public Relations Review . Raya, R. P., & Panneerselvam, S. (2013). The healthy organization construct: A review and research agenda. Indian journal of occupational and environmental medicine , 17 (3), 89.

RkJQdWJsaXNoZXIy MTc1NDAy